Panduan kontribusi cerita

Platform Pantau Gambut mengajak Anda, siapapun yang tertarik pada isu perlindungan dan restorasi gambut, untuk mengirimkan pengalaman, opini, analisis, dan observasi Anda terhadap hal-hal seputar gambut. Topik dapat mencakup kebijakan mengenai gambut, kerusakan lahan gambut, upaya berbagai pihak untuk merestorasi, dan hal terkait lainnya.

Semua konten yang dikirimkan ke situs web Pantau Gambut akan dievaluasi oleh tim Pantau Gambut. Tim Pantau Gambut memiliki hak untuk tidak menerbitkan konten yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Dengan mengajukan cerita Anda di platform Pantau Gambut, Anda setuju dengan syarat dan ketentuan yang berlaku serta dengan perubahan pada syarat dan ketentuan yang mungkin terjadi di masa mendatang.

Konten

  1. Konten yang dimuat di Berbagi Cerita pada situs web Pantau Gambut harus berkisar seputar gambut, termasuk tetapi tidak terbatas pada: kebijakan mengenai perlindungan dan restorasi gambut, kerusakan lahan gambut, dan upaya berbagai pihak dalam perlindungan dan restorasi.
  2. Untuk memberi konteks yang lebih lengkap, konten sebaiknya mencakup salah satu atau beberapa unsur 5W 1H, yakni what (apa), who (siapa), when (kapan), where (dimana), why (mengapa), dan how (bagaimana).
  3. Konten yang ditulis tidak bertentangan dengan kesusilaan dan ketertiban umum, serta tidak menyinggung Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan (SARA), jenis kelamin, dan orientasi seksual.
  4. Konten yang ditulis tidak bertentangan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang berlaku di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  5. Konten harus merupakan tulisan asli pengirim. Penulis dilarang untuk mengutip tulisan, gagasan, dan opini milik orang lain tanpa kutipan yang sesuai dengan kaedah. Jika penulis ingin menayangkan ulang tulisan dari situs web lain, penulis harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari penulis dan dari sumber asli serta menyebutkan sumber asli tulisan tersebut secara transparan.
  6. Penulis tidak diperkenankan memuat dan menayangkan konten berisi iklan, promosi, atau sejenisnya secara langsung atau tidak langsung.
  7. Penulis tidak diperkenankan mengirimkan komentar yang dimaksudkan sebagai Pesan Berantai (spamming).
  8. Penulis wajib bertanggung jawab penuh atas konten yang dikirimkan.
  9. Penulis dilarang memuat informasi atau berita palsu secara sengaja dengan maksud untuk mengecoh pembaca Pantau Gambut.
  10. Konten tidak boleh mengandung kata, gambar, atau ilustrasi grafis lainnya yang berisi sumpah serapah atau intimidasi.

Pengajuan konten

  • Pantau Gambut mengundang semua pengguna untuk berbagi cerita, opini, observasi yang berkaitan dengan perlindungan dan restorasi gambut di Indonesia. Anda dapat berbagi cerita melalui tautan ini, atau lewat email info@pantaugambut.id.
  • Konten ditulis dan dikirimkan ke platform Pantau Gambut atas dasar keinginan dan atas nama pribadi atau organisasi tanpa melibatkan Pantau Gambut.
  • Penulis tidak dapat mengafiliasikan dirinya dengan Pantau Gambut saat mengumpulkan, mengolah, atau melaporkan data atau fakta kejadian.
  • Tim Pantau Gambut tidak mengeluarkan surat izin, surat keterangan, surat penugasan, dan atau surat kuasa kepada siapapun atau pihak manapun dalam rangka mengumpulkan, mengolah, dan melaporkan cerita.‚Äč

Kode etik komunitas Pantau Gambut

Kami berkomitmen mewujudkan suatu komunitas yang saling menghargai dalam diskusi aktif mengenai konten di Pantau Gambut.

  • Mari menghargai pengguna lainnya - Mohon menghargai segenap pengguna Pantau Gambut, termasuk pengguna yang mengajukan komentar atau cerita. Kami percaya bahwa Pantau Gambut harus menjadi wadah yang aman dan terbuka bagi setiap individu. Oleh karena itu, konten yang berisi serangan, hinaan, kebencian, pelecehan, atau penjatuhan karakter akan segera dihapus.
  • Moderasi - Dalam rangka menyediakan wadah yang aman bagi segenap komunitas Pantau Gambut, komentar Anda akan ditinjau terlebih dahulu oleh tim Pantau Gambut sebelum muncul di situs web.

Persetujuan Tertulis

Saat pengambilan foto, video, dan informasi lainnya dilakukan, individu maupun organisasi terkait Pantau Gambut perlu mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut.

  • Apakah foto, video, atau informasi ini menyinggung SARA?
  • Apakah foto, video, atau informasi ini dapat mendatangkan risiko dan permasalahan di kemudian hari?
  • Apakah foto, video, atau informasi ini merupakan sesuatu yang pribadi?

Jika jawaban satu di antara tiga pertanyaan di atas adalah YA, maka individu maupun organisasi terkait Pantau Gambut sebaiknya mempertimbangkan kepentingan narasumber yang bersangkutan dan meminta pihak tersebut untuk memberi persetujuan tertulis.

Persetujuan Termaklum

Dalam proses penulisan konten untuk Berbagi Cerita, pihak yang diambil foto, video, dan dimintai informasinya mengetahui bahwa hal-hal tersebut akan ditampilkan di situs pantaugambut.id. Melalui persetujuan ini, kami menghormati privasi pihak terkait dan memastikan bahwa pihak tersebut memahami tujuan dan penggunaan foto, video, maupun informasi yang dijadikan konten di dalam platform Pantau Gambut sesuai dengan ketentuan kebijakan privasi

Persetujuan Lisan

  • Sebelum mengambil foto, video, dan informasi yang nantinya akan dijadikan konten dalam situs pantaugambut.id, seluruh pihak individu maupun organisasi terkait Pantau Gambut harus memperoleh persetujuan lisan dari narasumber terkait. Kecuali, jika pengambilan foto dilakukan pada acara massal tanpa tertuju pada satu individu.
  • Untuk memperoleh persetujuan lisan, individu maupun organisasi terkait Pantau Gambut harus memperkenalkan diri dengan sopan dan menjelaskan kepada narasumber mengenai tujuan pengambilan foto, video, maupun informasi yang nantinya dipublikasikan.
  • Jika dalam prosesnya pihak narasumber tidak memberikan persetujuan maupun penolakan, individu maupun organisasi terkait Pantau Gambut sebaiknya tidak melakukan pengambilan foto, video, maupun informasi.